Adab : Tata krama,sopan santun, etika
Asatidz : Para Ustadz/pengajar
Imla’ :
Dikte
Imtihan :
Latihan/tes/ulangan
Kitab Kuning :
Kitab belajar santri, umumnya tidak memiliki harakat, kertas berwarna
kuning/putih
Kiyai :
Pimpinan pondok pesantren/dapat diartikan sebagai seseorang atau benda yang sangat dihormati dan
di sakralkan.
Moroja’ah :
Mengulang pelajaran
Mudabbir :
Guru Pengasuh/senior pengasuh santri
Muhadloroh : Belajar
Pidato (umumnya 3 bahasa)
Nadhom :
Nyanyian atau syair
Santri :
secara umum adalah sebutan bagi
seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di pesantren, biasanya menetap
di tempat tersebut hingga pendidikannya selesai
Suluk :
secara harfiah berarti menempuh (jalan). Dalam
kaitannya dengan agama Islam dan sufisme, kata suluk berarti menempuh
jalan (spiritual) untuk menuju Allah. Menempuh jalan suluk (bersuluk)
mencakup sebuah disiplin seumur hidup dalam melaksanakan aturan-aturan
eksoteris agama Islam (syariat) sekaligus aturan-aturan esoteris agama Islam
(hakikat). Ber-suluk juga mencakup hasrat untuk Mengenal Diri, Memahami
Esensi Kehidupan, Pencarian Tuhan, dan Pencarian Kebenaran Sejati (ilahiyyah),
melalui penempaan diri seumur hidup dengan melakukan syariat lahiriah
sekaligus syariat batiniah demi mencapai kesucian hati untuk mengenal
diri dan Tuhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar