Kamu mau mondok pesantren, tapi takut gak
betah? Ayo,
baca dulu artikel ini semoga bisa membuka
pandanganmu tentang pondok. Permasalahan tidak betah, itu yang biasanya dirasakan santri yang baru
masuk pesantren. Pasti setiap pernah merasakan hal ini. Entah karena alasan
apapun yang membuat mereka tidak betah. Mungkin karena alasan kangen dengan
orang tua, teman baru yang bandel, peraturan yang ketat ataupun karena faktor
yang lain yang banyak dirasakan santri ketika tidak betah. Apalagi santri baru
yang sebelumnya belum pernah merasakan bagaimana hidup di pondok. Karena butuh
adaptasi yang besar dari hidup di rumah yang serba mewah mungkin, serba ada dan
tinggal menikmati. Berbeda ketika hidup di pondok yang semuanya butuh usaha dan
pengorbanan terlebih dahulu. Mungkin juga mereka merasa di buang oleh orang
tuanya, padahal tidak. Justru orang tua memondokkan anaknya di pesantren agar
mereka sukses dan menjadi orang yang berhasil serta berbakti kepada kedua orang
tuanya kelak. Begitulah permasalahan santri yang tidak betah di pesantren.
Untuk itu di dalam artikel ini akan di bahas bagaimana solusi agar santri dapat
betah hidup di pesantren atau tips penting agar kita bisa betah hidup di pondok.
1.
Jangan Suka Menyendiri
Tips yang pertama jangan pernah
menyendiri di pesantren. Karena ketika menyendiri kita akan melamun, ingat
orang tua, ingat rumah, dan kita merasa tidak betah tinggal di pesantren.
Sering kita lihat pada tahun ajaran baru ada santri yang menyendiri dan
menangis di pojok kamar ingin pulang karena kangen dengan orang tua. Intinya
jangan sekali kali menyendiri di pesantren.
2. Cari Teman Bicara
Tips yang kedua adalah perbanyak
teman. Teman menjadi faktor utama yang membuat santri merasa betah di
pesantren. Mengapa demikian? Karena teman adalah orang yang setiap harinya
bersama kita ketika kita hidup di pesantren. Ada hal apapun pasti teman adalah
yang paling pertama menanggapi hal tersebut. Dengan banyak teman hidup kita di
pesantren akan semakin berwarna. Karena akan terjadi hubungan yang spesial
yaitu seperti hubungan kekeluargaan yang erat. Hubungan ini timbul karena
setiap harinya kita melalui hidup di pesantren bersama sama. Susah, senang,
sedih, bahagia, canda dan tawa di lalui bersama. Dengan mempunyai banyak
teman, kekurangan kita akan terlengkapi. Kita bisa curhat tentang permasalahan,
bisa ngobrol juga. Berbeda dengan orang yang tidak mempunyai teman, ketika
mempunyai masalah dia tidak dapat menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga
akan muncul perasaan yang membuatnya tidak betah.
3. Konseling Dengan para Ustadz/ Ustadzah
Para guru atau asatidz adalah pahlawan tanpa tanda
jasa. Setiap hari beliau membimbing kita mendidik kita. Dengan dekat dengan
guru kita akan mendapatkan nasihat, arahan arahan, kata kata yang membuat kita
bisa betah di pondok dan dapat menghadapi permasalahan yang kita alami. Mungkin
di ceritakan pengalaman yang menarik dari beliau, kisah-kisah inspiratif yang dapat memotivasi diri kita untuk
semangat hidup di pondok. Kita bisa curhat apapun di manapun dan kapan pun, dan
insyaalah guru akan memberikan solusi yang terbaik untuk permasalahan yang kita
alami. Karena dekat dengan guru juga merupakan kunci kita untuk mendapatkan
ilmu yang bermanfaat.
4. Aktif dalam Kegiatan Positif
Kegiatan di pesantren pasti sangat
banyak, mulai dari kita bangun tidur sampai dengan tidur lagi dan sudah
terjadwalkan dengan baik. Untuk proses pembetahan biasanya santri disarankan
untuk mengikuti kegiatan ekstrakulikuler yang diminati. Contohnya olahraga
yang juga akan membuat tubuh kita sehat. Dengan menyibukkan diri dengan
kegiatan positif yang di senangi akan mengurangi perasaan yang membuat
kita tidak betah di pondok.
5. Hidup Berhemat
Dalam mencari ilmu memang dibutuhkan pengorbanan harta yang harus di keluarkan. Baik untuk kepentingan
pribadi atau kewajiban bulanan pesantren. Untuk itu
dengan menghemat uang jajan kita di pondok, selain kita bisa menabung, kita
juga akan terbantu ketika ada kebutuhan yang mendadak. Dengan membuat
perencanaan yang baik, akan membantu kita dalam menghemat pengeluaran.
Kita mengeluarkan uang ketika benar-benar
untuk hal yang kita butuhkan. Tidak hanya sekedar membeli barang yang kita
inginkan yang sedikit manfaatnya bagi kita, apabila hanya untuk sekedar pamer.
6. Terus Memperbaiki Niat
Setiap hari kita harus memperbaiki
niat. Niatkan hidup kita untuk melakukan hal hal yang baik. Dengan berniat
karena allah. Hidup kita di pesantren akan terasa ringan tidak ada beban.
Niat hidup kita di pesantren untuk menuntut ilmu, untuk belajar, untuk mencari
ridha allah SWT. Perbaharui niat kita
jangan karena di paksa orang tua, atau karena gengsi dengan tetangga, atau niat
yang kurang bagus.
7. Berakhlak Baik Setiap Saat
Nabi Muhammad Rasulullah SAW
adalah sebagai suri tauladan kita dalam berahlakul-karimah, berakhlak
yang baik. Seseorang yang memiliki ahlak yang baik akan mempunya banyak
teman, semua orang tidak ada yang memusuhinya. Selain itu dengan berahlak
yang baik allah juga akan memberikan balasan yang baik bagi kita.
8.Meminta Doa dan Dukungan Orang Tua
Keridhoan Allah Berada pada
keridhoan orang tua, dan murkanya Allah berada pada murkanya orang tua. Dengan
meminta keridhoan orang tua membuat jalan hidup kita dipermudah ketika di
pesantren. Tidak hanya kita yang harus ihklas, sabar untuk tidak bertemu dengan
orang tua dalam waktu yang tidak sebentar ketika menuntut ilmu di
pesantren. Orang tua pun juga harus ikhlas merelakan anaknya belajar di pondok.
9. Banyak Beribadah
Selain kewajiban beribadah kepada
allah akan membuat kita semakin dekat dengan allah. Dengan banyak mengingat
allah. Allah juga akan mengingat kita. Contohnya Melaksanakan sholat dan
membaca Al Qur’an. Juga berdoa. berdoa ketika setelah sholat wajib maupun
sholat sunah. Usaha tanpa doa itu kosong, doa tanpa usah itu bohong. Usaha
sudah di laksanakan, dan di sempurnakan dengan menambahkan doa, baik sebelum
maupun sesudah usaha. Setelah kita berusaha untuk betah hidup di pondok kita
jangan lupa berdoa kepada allah yang maha agung yang mampu membolak-balikkan
hati manusia. Kita berdoa agar di berikan
ketenangan hidup di pesantren, diberikan kesehatan, kebetahan, kelancaran dalam
semua urusan kita.
10. Banyak Berdoa dan Selalu Optimis
Banyak-banyaklah berdoa dan asah terus sikap optimis dalam hal apapaun. Terutama kamu optimis masa depanmu. Masa depan yang cerah sudah menantimu.
Demikianlah beberapa Tips untuk
santri agar betah hidup di pesantren. Memang awalnya berat, namun dengan usaha
yang sungguh-sungguh, insyaallah Allah juga akan
membantu kita agar membalikkan hati kita betah hidup di pesantren.
Selamat
mondok,,,,semoga menjadi para santri yang berakhlak luhur. Bisa menjungjung tinggi
panji-panji Islam dan menebarkan ilmu dan amal ke penjuru dunia.